Bogor Barat - Pemerintah Kabupaten Bogor mulai mengakselerasi pembangunan infrastruktur di wilayah barat sebagai bagian dari persiapan pemekaran daerah otonomi baru (DOB) Bogor Barat. Sejak awal 2025, anggaran ratusan miliar rupiah telah dialokasikan untuk memperkuat fondasi wilayah yang akan menjadi pusat pemerintahan baru.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa percepatan pembangunan ini bukan sekadar proyek tahunan, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan kesiapan Bogor Barat sebagai DOB. Fokus utama diarahkan pada pembangunan jaringan jalan dan fasilitas dasar lainnya.

???Untuk infrastruktur jalan saja, Dinas PUPR mengelola anggaran hampir Rp200 miliar, ditambah DPKPP sekitar Rp100 miliar. Totalnya mendekati Rp300 miliar hanya untuk wilayah barat,??? ujar Rudy, Rabu (17/12/2025).

Ia menambahkan, pembangunan ini ditujukan untuk membuka akses ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, dan meningkatkan pelayanan publik di 14 kecamatan yang masuk dalam cakupan Bogor Barat. Sejumlah ruas jalan ditargetkan rampung sebelum akhir tahun.

Menanggapi sorotan publik soal pemerataan pembangunan, Rudy memastikan bahwa seluruh program telah disampaikan secara terbuka kepada forum komunikasi masyarakat Bogor Barat. ???Kami ingin masyarakat tahu secara detail apa yang sedang dan akan dibangun. Transparansi ini penting agar tidak muncul persepsi keliru,??? katanya.

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah eksekutif. Ia menegaskan bahwa DPRD akan terus mengawal realisasi anggaran agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh warga.

???Pemekaran bukan hanya soal administratif, tapi juga soal keadilan pembangunan. Kami pastikan anggaran yang digelontorkan tepat sasaran dan menjawab kebutuhan masyarakat,??? tegas Sastra.

Dengan percepatan pembangunan dan dukungan anggaran yang signifikan, Bogor Barat diproyeksikan siap menjadi daerah otonomi baru yang mandiri dan berdaya saing dalam waktu dekat.*