Jakarta - Dunia perfilman Indonesia memasuki babak baru dengan pergeseran ke microdrama dan sebagai pioneer, Indonesia menyabet penghargaan utama di ContentAsia Awards 2025 lewat film "Pura-Pura Nikah'" karya Produser dan Sutradara Sharad Sharan.
Perhelatan perfilman dan broadcast tahunan bangsa-bangsa Asia ini telah menyeleksi 510 konten dari berbagai negara Asia untuk 28 kategori, termasuk kategori yang baru ada tahun ini, yakni kategori microdrama.
Dan film "Pura-Pura Nikah'" yang masuk kategori microdrama menyenangkan hadiah utama. Produser sekaligus Sutradara Sharad Sharan menerima langsung penghargaan utama di puncak ContentAsia Awards 2026 di Taipei, Taiwan pada 4 September 2025 lalu.
"Saya beruntung, saya dinominasi dari Indonesia sebagai sutradara terbaik untuk microdrama berjudul Pura-Pura Nikah," kata Produser dan Sutradara Sharad Sharan di Jakarta usai kembali dari Taipei.
Menurutnya, penghargaan dari ContentAsia Awards adalah salah satu penghargaan yang sangat prestisius di Asia karena yang terbaik di regional.
Bahkan tahun ini, dari berbagai negara di Asia yang mengirimkan karyanya untuk diseleksi, hanya 12 negara, termasuk Indonesia, yang berhasil membawa pulang penghargaan di ContentAsia Awards 2025 ini.
Kategori microdrama menurut penyelenggara ContentAsia Awards adalah kategori baru yang ditambahkan untuk dinilai pada perhelatan di tahun keenam ini.
"Microdrama Pura-Pura Nikah adalah model pertunjukkan baru di dunia, 2,5 menit show dalam 75 episode. Sekarang ini menjadi terang, orang sekarang membicarakannya bahwa ini adalah masa depan sinema, hal ini menarik bagi saya bahwa dalam 2,5 menit, harus membuat sebuah film," kata Sharad di Jakarta pada Senin di minggu ketiga bulan September di Jakarta Selatan.
Lebih jauh Sharad menjelaskan bahwa pembuatan microdrama "Pura-Pura Nikah'" dibuat 75 episode dan tiap episode berdurasi 2,5 menit dibuat sendiri-sendiri secara terpisah.