SUKABUMI – Desa Langkapjaya di Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, kembali menjadi saksi nyata manfaat program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125. Dua keluarga, yakni keluarga Bapak Kusnadi di Kampung Joglo dan Bapak Endang di Kampung Cimanggu 1, kini menikmati hasil kerja keras bersama berupa rumah layak huni yang telah rampung dibangun.

Rumah milik Bapak Kusnadi kini sudah mencapai 99 persen pengerjaan. Dinding kokoh, atap yang rapi, dan lantai yang bersih membuat hunian itu sebentar lagi siap ditempati. Proses ini melibatkan kerja sama erat antara Satgas TMMD, pemerintah desa, dan warga setempat. Setidaknya, dua personel TNI, lima warga, dan satu aparatur desa bahu membahu setiap hari memastikan pembangunan berjalan lancar.

Sementara itu, di lokasi berbeda, suasana bahagia menyelimuti rumah Bapak Endang yang telah rampung 100 persen. Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) ini membawa perubahan besar bagi keluarganya. “Saya sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD dan semua yang terlibat. Rumah ini adalah anugerah yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Keberhasilan ini tidak hanya soal fisik bangunan, tetapi juga memperlihatkan kekuatan nilai gotong royong yang menjadi ciri khas desa-desa di Indonesia. Warga saling membantu tanpa pamrih, mulai dari mengangkut material, menyiapkan konsumsi, hingga memberi dukungan moral. Semangat inilah yang membuat setiap tahap pembangunan terasa lebih ringan.

Program TMMD ke-125 di Langkapjaya membuktikan bahwa membangun desa bukan hanya urusan infrastruktur. Lebih dari itu, program ini menyentuh aspek sosial dan emosional warga. Dengan adanya rumah yang lebih layak, keluarga penerima manfaat kini memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan nyaman, sekaligus memupuk rasa percaya diri untuk menatap masa depan.

Pendim 0622/Kabupaten Sukabumi menyebutkan, keberhasilan ini adalah hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dukungan penuh semua pihak menjadi kunci tercapainya target pembangunan tepat waktu, bahkan di tengah tantangan cuaca dan medan yang tidak selalu mudah.

Kini, senyum bahagia warga Langkapjaya menjadi tanda bahwa TMMD Ke-125 bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan. Rumah-rumah baru itu menjadi simbol nyata kepedulian, solidaritas, dan komitmen untuk bersama-sama menghadirkan perubahan positif di pelosok desa.

Kalau mau, saya bisa buatkan satu versi kedua yang fokusnya lebih pada sentuhan kemanusiaan dan kisah pribadi kedua keluarga supaya lebih emosional untuk pembaca. Itu akan cocok sebagai artikel human interest.
Apakah mau saya buatkan juga?