Dramaga, 22 Desember 2025 — Kecamatan Dramaga memposisikan diri sebagai pintu gerbang utama dan garda terdepan dalam menyambut pemekaran wilayah yang akan membentuk Kabupaten Bogor Barat. Kesiapan ini didukung oleh optimisme pemerintah kecamatan serta tingginya semangat solidaritas masyarakat setempat.
Camat Dramaga, Atep S. Sumaryo, menegaskan bahwa wilayahnya siap menjadi simpul percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di kawasan calon kabupaten baru tersebut.
“Dramaga adalah pintu gerbang Bogor Barat,” ujar Atep dengan keyakinan. “Insya Allah wilayah ini akan lebih maju dan berkembang, seiring dengan transformasinya nanti,” tambahnya dalam wawancara pada Senin (22/12).
Optimisme ini diperkuat oleh demonstrasi nyata dari kekuatan sosial masyarakat Dramaga. Baru-baru ini, berbagai elemen masyarakat Dramaga berhasil menggalang dana solidaritas sebesar Rp123 juta untuk membantu korban bencana alam di Sumatera.
Aksi kemanusiaan ini melibatkan partisipasi aktif dari sekolah dasar, Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), hingga seluruh kepala desa se-Kecamatan Dramaga.
“Ini adalah bentuk solidaritas nyata dari masyarakat Dramaga. Kami akan menyerahkan seluruh donasi ini kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor agar dapat segera disalurkan ke daerah terdampak,” jelas Atep.
Menurutnya, semangat gotong royong ini mencerminkan kesiapan sosial masyarakat Dramaga dalam menyambut perubahan besar yang akan datang. “Kami tidak hanya peduli pada lingkungan sekitar, tapi juga pada saudara-saudara kita di daerah lain yang sedang tertimpa musibah,” lanjutnya.
Penguatan Infrastruktur Moral dan Keagamaan
Selain kesiapan sosial, Kecamatan Dramaga juga fokus pada penguatan infrastruktur moral dan keagamaan. Atep mengungkapkan rencana pembangunan Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) tingkat kecamatan Dramaga.