Sukabumi, 6 Agustus 2025 – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-125 terus memberikan manfaat nyata bagi warga. Kali ini, Satgas TMMD menggelar penyuluhan bertema “Langkah Nyata Mengembangkan Usaha Desa” yang berfokus pada penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kegiatan yang dihadiri oleh 4 personel TNI, 30 masyarakat, 2 aparatur desa, serta 1 narasumber ini mengajak warga untuk mengenali potensi desa, seperti hasil tani, peternakan, kerajinan, hingga wisata. Selain itu, masyarakat diajak menggali potensi diri mulai dari keahlian, minat, hingga kesiapan untuk terus belajar demi kemajuan usaha.

Materi penyuluhan mencakup pentingnya akses permodalan melalui tabungan, koperasi, dana desa, maupun pinjaman mikro, serta kebiasaan mencatat keuangan. Narasumber berpesan, “Jangan tunggu yang besar, mulailah dari yang kecil terlebih dahulu.”

Di era digital, pelaku UMKM juga didorong untuk memanfaatkan teknologi seperti WhatsApp Business, Instagram, Facebook, TikTok, hingga marketplace, serta menerima pembayaran non-tunai seperti QRIS atau transfer bank. Tak kalah penting, usaha mikro diharapkan memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang merupakan identitas resmi dan legalitas usaha paling awal yang wajib dimiliki oleh setiap pelaku usaha.

Dalam sesi tanya jawab, salah satu warga, Bapak Maman, menyampaikan kendala yang dihadapi pelaku usaha kecil, yakni tantangan dalam pemasaran dan penurunan penjualan yang mempengaruhi modal usaha. Menyikapi hal ini, narasumber memberikan motivasi agar pelaku UMKM terus berinovasi, memperluas jaringan pemasaran, serta memanfaatkan peluang yang ada di lingkungan sekitar.

Satgas TMMD Ke-125 berharap, melalui kegiatan ini masyarakat desa semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha, memanfaatkan teknologi, dan siap menghadapi tantangan pasar demi kemajuan ekonomi desa.