Leuwiliang – Pada Minggu, 24 Agustus 2025, Forum Peduli Kesehatan Bogor Barat (FPKBB) merayakan hari jadi yang ke-10 di Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Acara ini dipenuhi dengan kegiatan sosial, termasuk santunan untuk anak yatim, penyerahan alat bantu bagi penyandang disabilitas, serta diskusi kesehatan yang melibatkan masyarakat setempat.

Sejak didirikan pada tahun 2015 dan diakui secara resmi melalui SK Kemenkumham Nomor AHU-0089524.AH.01.07, FPKBB telah menjadi tempat berkumpulnya relawan yang aktif berkontribusi di tengah masyarakat. Mereka tidak hanya memberikan edukasi tentang kesehatan, tetapi juga membantu warga dalam mengatasi berbagai urusan administrasi medis yang sering kali rumit.

Ketua Umum FPKBB, Asep Hidayat, menyatakan bahwa perjalanan sepuluh tahun ini mencerminkan dedikasi para relawan. "Relawan kesehatan ini hadir karena banyak warga yang butuh bantuan praktis di lapangan. Ada masa kami hampir mati suri, tapi alhamdulillah hari ini FPKBB kembali berdiri kokoh. Usia 10 tahun ini kami jadikan momentum untuk terus membantu masyarakat tanpa pamrih," kata Asep, Senin (18/8/2025).

FPKBB kini memiliki 120 anggota aktif dan 80 relawan pengemudi *Community Mobil Siaga Desa (CMD)*, menjadikan total 200 orang yang siap bergerak untuk membantu masyarakat.

Ketua Panitia Harlah, Kang Jarman, menambahkan bahwa acara ini lebih dari sekadar perayaan. "Relawan bukan orang kaya, tapi punya hati yang kaya. Lewat santunan yatim, bantuan disabilitas, dan diskusi publik, kami ingin berbagi sekaligus mengedukasi. Semoga semakin banyak pihak yang mau ikut bergandengan tangan," ujarnya.

FPKBB juga menjalin kerja sama dengan Yayasan Do’a Yatim untuk memastikan bahwa perayaan Harlah ini memberikan manfaat yang lebih luas. Acara ini diharapkan menjadi ajang silaturahmi bagi relawan dan memperkuat solidaritas sosial di Bogor Barat.

Perjalanan sepuluh tahun FPKBB menunjukkan bahwa kepedulian tidak mengenal batas. Dalam semangat kemerdekaan yang ke-80 tahun, relawan kesehatan ini bertekad untuk terus menjadi garda terdepan dalam membantu rakyat kecil, dengan cara yang sederhana namun penuh makna.*