BOGOR – Kodam III/Siliwangi menggelar kegiatan penyuluhan hukum Semester I Tahun 2026 guna memperkuat disiplin dan kesadaran hukum di lingkungan militer. Kegiatan yang diikuti oleh 150 peserta ini berlangsung di Aula Makorem 061/Suryakancana, Kota Bogor, pada Senin (20/4/2026).

Peserta penyuluhan terdiri dari prajurit TNI, Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana. Mereka menerima pembekalan langsung terkait regulasi terbaru serta pemahaman mengenai berbagai potensi pelanggaran hukum yang harus dihindari dalam kehidupan kedinasan maupun sosial.

Kasrem 061/SK, Kolonel Infanteri Yudi Ruskandar, S.I.P., yang membacakan sambutan Danrem 061/SK, menegaskan bahwa tantangan tugas ke depan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap anggota dituntut tidak hanya memiliki disiplin tinggi, tetapi juga literasi hukum yang mumpuni.

Dalam arahannya, ia menekankan agar seluruh personel menjauhi praktik penyalahgunaan narkoba, judi online, hingga tindakan asusila. Menurutnya, pelanggaran-pelanggaran tersebut berdampak fatal terhadap karier prajurit dan nama baik institusi.

“Pelanggaran berat bahkan bisa berujung pada sanksi tegas berupa pemecatan dari dinas militer,” ujar Kolonel Infanteri Yudi Ruskandar.

Selain aspek disiplin militer, fenomena penyebaran informasi hoaks di media sosial juga menjadi sorotan utama. Seluruh peserta, termasuk anggota Persit, diingatkan untuk lebih bijak dan cerdas dalam menggunakan platform digital. Hal ini penting dilakukan guna mencegah dampak negatif yang dapat merugikan citra pribadi maupun organisasi.

Penyuluhan yang menghadirkan pemateri dari unsur hukum Kodam ini juga membuka ruang diskusi interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam sesi tanya jawab mengenai persoalan hukum yang kerap dihadapi di lapangan.

Kegiatan yang berakhir pada pukul 11.30 WIB tersebut berjalan dengan lancar dan tertib. Melalui langkah preventif strategis ini, Kodam III/Siliwangi berharap dapat meminimalisir angka pelanggaran hukum sekaligus memperkuat citra TNI sebagai institusi yang profesional, disiplin, dan taat hukum.