Ketua IWO Bogor Raya dan FPII Kota Bogor Harapkan Awak Media Selalu Independen, Cerdaskan Masyarakat Untuk Hadapi Pesta Demokrasi Aman dan Damai.

Kota Bogor-JurnalCakrawala.com.

Jelang Pemilihan Kepala Daerah di Indonesia, terutama mendekati hari pemilihan Bupati/Walikota dan Gubernur, menggugah analisis dari para awak jurnalis yang terdiri dari media online cetak, dan televisi, yang tergabung dalam di saat silaturahmi awak media dengan Komandan Korem 061 dan jajarannya di Makorem 061 Surya Kancana Bogor, Kamis pagi, (15/2).

Menurut Ketua IWO Bogor Raya, Didin mengatakan, “Zaman Era digital seperti saat ini, pengetahuan dunia digital harus dimiliki. Derasnya arus informasi menuntut individu senantiasa up to date agar tak tertinggal. Namun, dampak negatifnya, banyak beredarnya berita ataupun informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan alias Hoax.


“Jaman sekarang ini, perang dilakukan bukan dengan senjata tajam, pistol atau sejenisnya. Melainkan dengan menggiring informasi yang belum tentu kebenarannya seolah-olah benar, melalui media sosial. Dan efeknya sangat luar biasa karena bisa memperkeruh suasana,” ungkap Ketua yang juga Pemimpin Redaksi BogorBagus.com.

Kami prihatin dengan semakin banyaknya hoax atau berita bohong yang beredar di dunia maya saat ini bahkan beberapa pelakunya sudah tertangkap. Penyebaran hoax sangat mudah dan cepat tersebar dimana-mana.

Masalahnya, penyebaran berita hoax bisa menyebabkan kesalahpahaman. Hal-hal yang buruk bila tersebar tanpa konfirmasi, bisa merugikan banyak pihak, beberapa tips agar tidak mudah terprovokasi berita hoax, apalagi saat pemilu pilkada ini sangat riskan kalau awak media juga tidak independen.

Untuk masyarakat sendiri hendaklah lebih cerdas, tidak perlu ikut komentar yang aneh-aneh di media sosial, kendalikan emosi dan jangan mudah terpancing berita hoax, cermati kebenaran info yang di terima, perbaiki diri sendiri dengan menjauhkan diri dari hal-hal yang negatif, dan sebarkan hal positif ke sekitarmu dan berhenti share berita atau status yang mungkin memicu perselisihan.

“Idealnya awak media mau tidak mau harus sesuai kaidah etika jurnalistik, dan pastinya sangat membantu pihak yang berwajib dalam informasi yang akurat sesuai dengan tupoksinya” ungkapnya.