Kazakhstan - Presiden Kassym-Jomart Tokayev menegaskan ambisi Kazakhstan menjadi bangsa sepenuhnya digital dalam tiga tahun ke depan. Hal itu disampaikan dalam pidato kenegaraan bertajuk “Kazakhstan di Era Kecerdasan Buatan.”

Sebagai langkah awal, Tokayev mengumumkan pembentukan Kementerian Kecerdasan Buatan dan Pengembangan Digital yang dipimpin pejabat setingkat wakil perdana menteri. Ia juga menginstruksikan penerapan Kode Digital untuk mempercepat integrasi AI, big data, dan ekonomi platform di seluruh sektor.

Di bidang ekonomi, Tokayev mendorong perombakan sistem penarikan investasi, penerapan Indeks Daya Tarik Investasi Regional, serta pemanfaatan bijak Dana Nasional untuk proyek strategis.

Untuk memperkuat peran Kazakhstan sebagai jembatan Eurasia, ia menargetkan penyelesaian jalur ganda kereta Dostyk–Moyinty, peluncuran platform digital Smart Cargo pada Oktober, dan pembentukan maskapai kargo nasional dengan mitra asing.

Dalam kebijakan luar negeri, Tokayev menegaskan pendekatan multi-vektor serta mendorong reformasi PBB, khususnya Dewan Keamanan. Ia akan menyampaikan pandangan Kazakhstan pada Majelis Umum PBB mendatang.

Tokayev juga menggagas transisi menuju Parlemen unikameral melalui referendum nasional pada 2027, serta menetapkan prioritas lain seperti status khusus Kota Alatau sebagai pusat inovasi, kode konstruksi baru, dan strategi ketahanan pangan serta air.

Menutup pidatonya, ia menekankan pentingnya persatuan dan stabilitas internal sebagai kunci menghadapi tantangan global.***