BOGOR – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukawening di Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, berhasil membuktikan bahwa tata kelola profesional berbasis potensi lokal mampu menggerakkan ekonomi dan menjamin ketahanan pangan warga. Melalui unit usaha ayam petelur, BUMDes ini kini menjadi pemasok telur berkualitas dengan harga di bawah pasaran.

Keberhasilan BUMDes Sukawening didasarkan pada penerapan prinsip manajemen yang transparan, musyawarah desa yang intensif, serta pengawasan berkala. Kombinasi faktor-faktor ini memungkinkan pengembangan usaha yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat.

Direktur BUMDes Sukawening, Muhammad Soheh, menuturkan bahwa perjalanan awal unit usaha ini tidak lepas dari tantangan signifikan, terutama terkait tingginya biaya pakan ternak.

"Kami bersama pengurus berupaya agar kebutuhan pakan tercukupi. Kami bahkan harus membeli di luar anggaran demi menjaga pertumbuhan ayam," tutur Soheh, Minggu (8/2/2026).

Berkat komitmen dan kesabaran pengurus, produksi telur kini berjalan stabil dan memiliki kualitas yang baik. Telur hasil produksi didistribusikan melalui jaringan warung retail desa. Skema distribusi ini memastikan masyarakat dapat membeli telur di bawah harga pasar, sekaligus memberikan margin keuntungan yang layak bagi pengecer lokal.

Langkah strategis ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal, tetapi juga menegaskan peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa.

"Tujuan BUMDes untuk kesejahteraan warga berjalan baik sampai saat ini. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan kepala desa serta kerja tim yang solid dalam mengelola usaha ayam petelur ini," tutup Soheh.

Keberhasilan BUMDes Sukawening menjadi studi kasus nyata mengenai pentingnya tata kelola yang baik dalam usaha desa. Hal ini mencakup mulai dari pemetaan potensi, penyusunan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang jelas, rekrutmen pengurus yang kompeten, inovasi produk, hingga pembukuan yang akuntabel, menjadikan usaha desa lebih berdaya saing dan berkelanjutan.*