Jakarta-JurnalCakrawala.com.

Ketua Forum Masyarakat Maluku (FORMAMA) Arnold Thenu menilai, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Juni mendatang  sangat menarik. Karena, salah satu pasangan calon berasal dari jalur independen. 

Memang, ini bukan suatu sejarah baru dalam pemilihan kepala daerah. Dan, tidak ada yang salah dengan hadirnya pasangan calon dari jalur independent di alam demokrasi saat ini. Namun, ironisnya pasangan calon dari jalur independent  yang bertarung dalam setiap pemilihan kepala daerah belum pernah berhasil memperoleh kemenangan.

“Jika, pasangan calon jalur independent itu ‘pure’ (murni) dari awal memilih jalur tersebut. Maka, pasangan calon jalur independent akan menjadi pilihan alternatif bagi masyarakat. Tetapi, pada umumnya para pasangan calon kepala daerah yang memilih jalur independent tidak berproses dari awal secara murni menentukan sikap sebagai pasangan calon independent,” katanya dalam siaran pers kepada wartawan Senin (19/3/2018).

Faktanya, lanjut dia, sebagian besar pasangan calon independent sebelumnya pernah mendaftarkan diri sebagai bakal calon pada partai-partai politik yang ada. Kemudian, tidak lolos mendapatkan rekomendasi partai. Sehingga menjadikan jalur independent sebagai pilihan kedua. Dan, bukan menjadikan jalur independent sebagai pilhan tunggal sejak awal oleh para calon independent tersebut.

Diatas kertas, para calon kepala daerah dari jalur independent sudah bisa dipastikan kalah. Jika, tolak ukur keberhasilan itu di ukur dari para pasangan yang di usung oleh partai politik. Karena, percaya tidak percaya atau suka tidak suka para calon yang di usung oleh partai politik mempunyai jaringan infrasturktur yang jauh lebih kuat ketimbang pasangan calon dari jalur independent. 

“Tetapi, pasangan calon dari jalur independent masih mempunyai ‘kemungkinan’ menang,” ujarnya.

Kemenangan calon independent bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya, ada para oknum partai politik yang tidak loyal dengan bermain pada dua kaki dan berkhianat pada keputusan partai politiknya sendiri. Dan, itu akan membuka sedikit peluang bagi kemenangan calon independent.  Tetapi, tidak semudah itu. Karena, para calon dari independent masih harus kerja extra  keras berhadapan dengan para pemilih cerdas yang rasional dan obyektif.

Pemilih cerdas akan berpikir jauh lebih panjang. Karena, para pemilih cerdas tidak hanya berpikir sebatas siapa yang menang dan siapa yang kalah, jelasnya.